Rak Buku=Rak Ilmu

Kehadiran sebuah rak buku sangat berperan dalam pembentukan pola pikir suatu keluarga. Baik keluarga dari kalangan bawah, menengah, maupun kalangan atas dipandang dari kelas ekonomi. Secara teoretis hal ini tak dapat dibantah sepanjang fungsi dan tujuan keberadaan sebuah rak buku dilaksanakan secara konsisten.

Rak buku tidak mesti melulu memajang buku-buku mahal ataupun yang berbahasa asing. Isi sebuah rak buku hendaknya sesuai dengan minat, bidang yang ditekuni, ataupun hobi penghuni rumah. Rak buku bukan untuk menunjukkan prestise, melainkan untuk memacu prestasi pemikiran setiap orang.

Selain itu rak buku pun tidak selalu harus mahal harganya. Di tempat-tempat kos kaum mahasiswa rak buku sangat bersahaja berupa potongan multipleks yang di dukung oleh siku kayu atau besi.

Desain rak buku sangat kaya dengan variasi material dasar. Sebut saja material-material utama seumpama kayu, stainless steel, besi, besi tempa, dan multipleks. Desain rak buku yang inovatif malah mempergunakan kaca sebagai material utama, dan bahkan besi baja.

Material dasar untuk sebuah rak buku tentu harus disesuaikan dengan konsep rumah itu sendiri. Sebuah rumah dengan konsep klasik atau country tentu sangat serasi dengan rak buku dari material kayu, bukannya rak dari stainless steel.

Rak buku dapat dibuat berdiri sendiri dan dapat pula digabungkan dengan lemari pajang, dan sering pula disatukan dengan lemari kabinet televisi dan perangkat audio-video lainnya. Bahkan rak buku kini dibuat menjadi suatu unit yang serasi dengan meja komputer.

Memang idealnya rak buku merupakan unit yang berdiri sendiri apalagi jika buku-buku yang dimiliki terbilang banyak jumlahnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: