Jermaine Defoe TAJAM!!

 

Baru dipinjamkan oleh Tottenham Hotspur, Jermaine Defoe langsung mencetak gol pada laga pertamanya bersama Portsmouth. Tidak tanggung-tanggung, Defoe membobol gawang kiper terbaik dunia Peter Cech saat Portsmouth berjumpa Chelsea pekan lalu dengan skor 1-1.

Jermain Defoe pun menuai panen atas penampilan gemilangnya. Dia mendapat panggilan pelatih timnas Inggris Fabio Capello untuk laga persahabatan lawan Swiss. Defoe masuk menggantikan posisi Gabriel Agbonlahor yang mengalami cedera.

Meski hanya sebagai pemain pengganti, masuknya pria berusia 26 tahun kelahiran Beckton, London ini memberi bukti kualitasnya yang mumpuni.

Defoe memiliki latar belakang darah Dominika dan Saint Lucian di Karibia. Karirnya bermula dari tim kecil Senrab yang turut melahirkan para bintang Inggris seperti Lee Bowyer, John Terry, Ashley Cole dan Ledley King.

Setelah lulus dari Senrab, Defoe beranjak masuk ke FA National School of Excellent di Lilleshall pada usia 14 tahun. Meski ditemukan oleh Charlton Athletic, Defoe memutuskan membuka karir profesional bersama West Ham United pada usia 16 tahun. Dengan begitu, Charlton mendapat kompensasi senilau 1,4 juta poundsterling.

Defoe adalah anggota tim West Ham U-19 yang memenangi gelar Premiership Academy pada 1999-2000. Debutnya bersama The Hammers dimulai pada September 2000 pada laga Piala Liga melawan Wallsall. Oleh West Ham, dia dipinjamkan ke Bournemouth untuk mendapat pengalaman lebih.

Defoe mencatat prestasi gemilang bersama Bournemouth dengan 19 gol dan 31 laga. Saat itu, pelatih West Ham Harry Redknapp menyebutnya sebagai calon bintang. “Dia melakukan yang terbaik. Saya mengirimnya ke Bournemouth agar dia mendapat pengalaman. Dan dia melakukan hal luar biasa. Mencetak 10 gol dalam 10 laga adalah luar biasa,” kata Redknapp.

Sekembalinya ke West Ham, Defoe terus mempertontonkan bakat besarnya. Dia menjadi top skor West Ham musim 2001-2002 meskipun sering menjadi pemain cadangan di tangan pelatih Glenn Roeder. Dia mencetak 11 gol dalam 42 laga selama musim 2003 tetapi gagal menyelamatkan West Ham dari degradasi.

Pada Januari 2004, Defoe bergabung bersama Tottenham Hotspur dengan nilai transfer 6 juta poundsterling. Bersama Spurs pada sisa musim 2003-2004, dia mencetaj tujuh gol dari 13 laga. Satu musim berikutnya, dia membuat 13 gol dari 36 laga.

Sayang, selama dipegang Martin Jol, Defoe harus bersaing dengan Robbie Keane dan Mido hingga kesempatan tampilnya turun. Selama musim 2006-2007, Defoe mencetak 18 gol dari 49 penampilan bersama Spurs. Kedatangan Darren Bent membuat posisinya di Spurs terancam. Oleh pelatih baru Juande Ramos, dia pun dipinjamkan ke Portsmouth. Dan di tempat barunya, Defoe memberi jawaban bahwa dia masih mampu bicara banyak.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: