Wenger Salahkan wasit!

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengaku geram atas kepemimpinan wasit saat timnya dikalahkan Liverpool 2-4 di leg 2 perempat-final Liga Champions. Pelatih asal Perancis tersebut menilai wasit telah merampas tiket The Gunners untuk menuju semifinal dengan memberi penalti kontroversial kepada The Reds.

Sebenarnya, The Gunners memiliki kans besar untuk menuju semifinal Liga Champions setelah sukses menahan imbang 2-2 Liverpool ketika laga menyisakan tujuh menit. Akan tetapi, laga berubah 180 derajat ketika Liverpool mendapat hadiah penalti di sisa lima menit atas pelanggaran Kolo Toure terhadap Ryan Babel.

Arsene Wenger menilai pelanggaran tersebut tidak layak berhujung penalti. Wenger menilai wasit Peter Frojdfeldt terlalu gegabah dalam mengambil keputusan. Pelatih Arsenal itu menilai kejadian tersebut sama persis ketika Alexander Hleb dijatuhkan Dirk Kuyt di pertemuan pertama. The Reds pun akhirnya melaju ke babak semifinal dengan agregat 5-3.

“Kami merasa kecewa dan mendapatkan ketidakadilan. Untuk saat ini sangat sulit diterima karena seluruh pemain merasa terpuruk,” tukas Wenger.

“Pertandingan itu berakhir bagi kami. Dan hal itu ditentukan oleh keputusan tidak jujur dan saya yakin itu dari wasit. Selama dua pertandingan sangat sulit untuk mempercayai hal itu. Ini adalah kekecewaan ganda karena segala keputusan besar bertolak belakang dengan kami.”

“Kami harus hidup dengan hal itu. Kadangkala anda harus menerima hal yang tidak dapat diterima. Sulit untuk dimengerti saya. Kejadian itu tidak pernah menjadi penalti. Saya telah melihatnya kembali dengan jelas, namun pekan lalu benar-benar penalti,” imbuhnya.

Selain menghujat kepemimpinan wasit, Arsene Wenger juga merasa lini belakang timnya memainkan peranan besar dalam kekalahan tersebut. Wenger menilai mereka kurang rapat dalam menjaga lawan terbukti dengan terciptanya gol Sami Hyypia dan Fernando Torres.

“Kami mendominasi pertandingan namun kami bermain naif dan kurang sedikit bertahan. kekalahan ini bukan tergantung dari kekuatan mental namun dari karena kurangnya pengalaman bertahan. Kami membuat kesalahan besar dan kami kebobolan dari sebuah umpan pojok,” tukas Wenger.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: