risensi “Laskar Pelangi”

Dari buku ini saya belajar banyak hal tentang sastra. Seperti misalnya tidak menjelaskan kapan terjadinya sebuah peristiwa, tidak secara detail menggambarkan karakter masing-masing tokoh secara sekaligus dalam satu kali bab awal, dan beberapa metafora yang sungguh (walau tidak beraturan) menarik. Kita dibuat merenung, menangis haru, tertawa riang, atau mungkin terbakar semangatnya, misalnya ketika Lintang rela datang ke sekolah walau terlambat hanya untuk menyanyikan lagu Padamu Negeri.Buku ini juga dapat membuat pembacanya bingung bila tidak membaca buku ini dengan sungguh-sungguh.Akhir kata..banyak sekali nilai-nilai yang dapat kita ambil untuk kehidupan kita sehari-hari..mulai dari persahabatan sampai dengan cinta..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: